Apa Kewajiban Kita terhadap Al-Quran? Muslim Harus Mengetahuinya

Al-Quran adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sebagai petunjuk umat manusia. Beriman kepada Al-Quran dan kitab-kitab Allah lainnya termasuk bagian dalam rukun Iman. Berikut ini adalah beberapa kewajiban kita terhadap Al-Quran kitab yang mulia ini.

Mengimani Kebenaran Al-Quran

Yang pertama adalah kewajiban kita untuk mengimani tentang kebenarannya. Apa itu iman? Yaitu meyakini tentang sesuatu yang tidak kelihatan dengan panca indra kita. Alquran secara fisik kelihatan tetapi dari mana kita bisa mengetahui kalimat-kalimat di dalamnya adalah sesuatu yang luar biasa dan merupakan mukjizat maka ini berarti iman kepada hal yang tidak kelihatan, tidak diketahui oleh panca indra seseorang.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan tentang wajibnya kita beriman kepada Alquran. Disebutkan dalam surah Al-Baqarah QS.2 ayat 2, “Itulah Kitab Alquran yang telah diturunkan, tidak ada keraguan di dalamnya sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa”.

Mengimani Kebenaran Al-Quran
Mengimani Kebenaran Al-Quran

Kemudian juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dalam surah Shad QS.38 ayat 1 dan ayat 2, “benar-benar Al-Quran adalah petunjuk dan pemberi peringatan, tetapi orang-orang kafir itu terus saja menyombongkan diri dan ragu dengan Alquran”. Ini berarti menandakan adanya perintah untuk beriman kepada Al Quran.

Membaca serta Mentadaburi Alquran

Kewajiban kita terhadap Al-Quran yang kedua adalah membacanya serta mentadaburi ayat-ayatnya memikirkan merenungi apa yang ada di dalamnya. Anda perlu tahu bahwasanya Alquran tidak akan pernah pindah, misalnya dari rak lemari Anda selama Anda tidak melangkah untuk memegangnya membuka serta membacanya. Maka kita harus berusaha untuk membuatkan program dalam membacanya. Dan membaca Al-Quran adalah sebuah ibadah.

Membaca dan Mentadaburi Al Quran
Membaca dan Mentadaburi Al Quran

Sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada kita dalam Surah Al Alaq QS.96 ayat 1, “Bacalah atas nama Tuhanmu yang telah menciptakan segala sesuatu.” Dan juga dalam surah Al Muzammil QS.73 ayat 20, “bacalah apa yang telah termudahkan yang kamu senang untuk kamu baca dari Al Quran.” Juga dalam surah Al Muzammil QS 73 ayat 4, Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam “..tambahlah sholat malammu itu, lebihkanlah kemudian bacalah Alquran dengan cara tartil”.

Mendengarkan Tilawah Al-Quran

Kewajiban ketiga adalah mendengarkan apabila Al-Quran dibacakan atau ditilawahkan. Sebagaimana QS Al A’raf 7 ayat 204 “jika Al-Quran sedang dibacakan, maka dengarkanlah renungilah maknanya agar kalian mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Menjadikan Al-Quran sebagai Peringatan

Kewajiban kita terhadap Al-Quran keempat adalah mempelajari dan menjadikannya sebagai peringatan sebagaimana dalam surat Qof QS.50 ayat 45, “maka sebaiknya AlQuran digunakan sebagai peringatan bagi orang-orang yang takut terhadap ancaman Allah Subhanahu Wa Ta’ala”.

Al Quran sebagai Peringatan
Al Quran sebagai Peringatan

Menjadikan AL Qur-an sebagai Tradisi dalam Kehidupan

Menjadikan segala tradisi kehidupan kita, muamalah-muamalah kita diambil dari Al-Quran sebagaimana Al-Maidah QS. 5 ayat 47. “Dan kami turunkan AlQuran benar-benar kepadamu Muhammad dengan kebenaran, membenarkan apa yang telah kamu sampaikan dan juga apa yang telah diturunkan di dalam kitab-kitab sebelummu serta penjelas dari apa yang telah dihapus oleh ahli kitab dari kitab-kitab mereka. Maka berhukumlah Muhammad dengan Al-Quran ini di antara mereka apa yang telah Allah turunkan kepadamu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang kepadamu kebenaran”

Itulah beberapa kewajiban kita terhadap Al-Quran sebagaimana dijelaskan oleh Ustadz Dr. Khalid Basalamah.